PNPM dicairkan di Kadokan.

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat mandiri di Kadokan kembali menyalurkan dana pembangunan fisik untuk kebayanan l.

Dari total yang dialokasikan ke masing masing RW, kali ini baru diterimakan 30%. Setelah dibelanjakan, nota pembelian diajukan ke BKM untuk syarat pencairan 60% berikutnya. Sedangkan 10% sisanya akan di serahkan setelah LPJ dari pengerjaan pembangunan yang di usulkan selesai dibuat.

Di kadus l terdapat 3 RW yang mendapatkan dana PNPM yakni
1. Rw 1 untuk rehabilitasi jalan beton sebesar Rp. 15 juta.
2. Rw 2 dukuh Moro untuk betonisasi jalan barat dukuh sebesar Rp 17 juta.
3. Rw 3 dukuh Kadokan untuk pembangunan talud sebesar Rp 10 juta.

Diharapkan dengan program ini, pembangunan di masing2 rw menjadi lancar,tentunya dana ini hanya sebagai stimulan saja.

Untuk unit sosial segera di cairkan semacam santunan kepada murid SD dari keluarga tidak mampu. Dari nama2 yang disetujui akan menerima masing2 Rp 150 ribu untuk kebutuhan sekolahnya. Dana ini akan diserahkan kepada Pihak sekolah yang bersangkutan.

Di unit ekonomi, ternyata masih banyak warga yang macet dalam pengembalian hutangnya. Sehingga BKM mengambil langkah yang bisa dibilang riskan, karena memotong sebagian dana Fisik yang di anggarkan ke RW guna melunasi hutang warga di RW itu yang telah jatuh tempo.

Hal diatas diambil untuk memperbaiki R/L atau tingkat pengembalian yang buruk, dengan harapan mendapatkan Dana Paket jika PNPM dinilai berjalan bagus.
Tapi di sisi lain pihak RW atau RT
akan merasa di rugikan karena jatah untuk membangun di wilayahnya harus dikurangi, walaupun untuk menutup utang beberapa warganya. Celakanya lagi jika oknum warga tersebut ogah melunasi utangnya.

Iklan

21 Responses to PNPM dicairkan di Kadokan.

  1. Jaya berkata:

    PNPM tentu sangat membantu pembangunan di desa-desa. Semoga saja dananya benar-benar dimanfaatkan dengan baik.

  2. Hary4n4 berkata:

    Semoga dimasa-masa mendatang, makin banyak program2 yg bisa langsung dirasakan manfaatnya utk kepentingan rakyat banyak. Khususnya di tempat mas Oyot..dan di seluruh belahan Nusantari ini pada umumnya. Salam hangat selalu dari Hary4n4.

  3. zee berkata:

    Berat juga kalo ada satu dua warga yang tidak bisa melunasi hutang, akibatnya satu RW yang harus menanggung.

  4. zulham berkata:

    Semoga PNPM tak salah si gunakan…

  5. genikz berkata:

    (nikz)
    mas, ada award di blogku. silahkan diambil.

  6. oyot tana berkata:

    @jaya:
    benar sekali mas, harapan kita tentu spt itu. apalagi pencairanya tak melalui birokrasi yang njlimet.

    @hary4n4:
    semoga demikian mas, kebetulan desa saya masih dikatakan tertinggal.

  7. oyot tana berkata:

    @zee:
    maksudnya, kalo warga nunggak 2 jutaan maka jatah RW yang misalnya 5 juta maka akan di potong utk pelnasan 2 juta tadi..
    makasih atensinya..

  8. oyot tana berkata:

    @zulham:
    emang gitu mas, tapi disini ad oknum pengurusnya y ketika msh bernama p2kp justru mengelapkan dana y smestinya utk simpan pinjam..

    @genikz:
    wah.. tersanjung aku..

  9. wahyoe berkata:

    semoga tidak salah di gunakan
    salam kenal om

  10. oyot tana berkata:

    semoga demikian mas..
    lam kenal juga..

  11. masjaliteng berkata:

    biasanya untuk kredit lebih diperketat mas penyalurannya, dari pengalaman seperti KUT bisa dijadikan contoh…

  12. oyot tana berkata:

    betul sekali mas, tapi disini barangkali SDMnya yang masih perlu belajar lagi..

  13. mascayo berkata:

    hmm jadi ngerti sedikit tentang PNPM,
    sayang masih saja ada oknum ..

  14. ryan berkata:

    itu cukup atau kurang ya

  15. oyot tana berkata:

    @mascayo:
    PNPM kan dah populer mas.. sayang banget memang, karena masih ada oknumnya.

    @ryan:
    cukup ato tidak kan relatif mas.. kalo di tempatku jelas kurang, tapi kita udah ajukan lagi 25 jt, rencna mau cair akhir september.

  16. Dinda Watson berkata:

    iyea… setuju dengan semua komentator

  17. oyot tana berkata:

    setuju y mana ya.. asal gak y oknumnya aja

  18. wahyu ¢ wasaka berkata:

    Alhamdulillah gang yang dulu nya becek kini sudah baik berkat PNPM

  19. oyot tana berkata:

    dapat juga di nikmati hasilnya. makasih dah mampir..

  20. fadielajah berkata:

    PNPM oh PNPM 🙂

  21. oyot tana berkata:

    ìya oh iya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: